<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8315553482057957984</id><updated>2011-04-21T13:59:58.454-07:00</updated><title type='text'>Bisnis Online</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://duniagosip.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8315553482057957984/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniagosip.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Lagu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04142339885437865729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8315553482057957984.post-4498301798847714710</id><published>2011-01-14T16:58:00.000-08:00</published><updated>2011-01-14T16:58:06.648-08:00</updated><title type='text'>Memadukan Teknik Marketing Soft Selling dan Hard Selling di Bisnis Internet Anda</title><content type='html'>&lt;h1 id="post-993"&gt;Memadukan Teknik Marketing Soft Selling dan Hard Selling di Bisnis Internet Anda&lt;/h1&gt;&lt;div class="post-meta"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2009/03/28/memadukan-teknik-marketing-soft-selling-dan-hard-selling-di-bisnis-internet-anda/#trackbacks"&gt;&lt;/a&gt;   &lt;/div&gt;&lt;img alt="" class="alignleft size-full wp-image-995" height="134" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/03/memadukan-teknik-marketing-soft-selling-dan-hard-selling-di-bisnis-internet-anda.jpg" title="memadukan-teknik-marketing-soft-selling-dan-hard-selling-di-bisnis-internet-anda" width="134" /&gt;Beberapa waktu lalu, dalam posting 3 Tips Sukses Menjual (Apapun) lewat Blog  sempat saya singgung mengenai soft selling di blog. Saya agak terlupa  karena sebelumnya belum pernah membahas ini. Karena itu pada posting ini  saya coba bahas mengenai &lt;strong&gt;hard selling&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;soft selling&lt;/strong&gt; di bisnis internet.&lt;br /&gt;Mari kita mulai…&lt;br /&gt;&lt;span id="more-993"&gt;&lt;/span&gt;Hard sell dan soft sell merupakan istilah  dunia marketing dan periklanan. Hard sell merujuk pada cara berpromosi  yang menyampaikan pesan marketing secara langsung. Contohnya adalah  iklan,  baik di koran, majalah, televisi, internet, atau papan reklame  yang ada di pinggir-pinggir jalan. Khusus di bisnis internet yang  menawarkan produk informasi, &lt;strong&gt;hard sell biasa dilakukan lewat sales letter.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kebalikannya, soft sell berarti cara promosi yang dilakukan secara  halus atau tak menyampaikan promosi secara langsung. Tujuan soft  selling, meminjam perkataan Mas Irwan,  lebih menekankan tumbuhnya kepercayaan dan terjalinnya hubungan yang  nyaman dengan konsumen. Syukur-syukur jika kemudian bisa dialirkan  menjadi sebuah penjualan.&lt;br /&gt;Dalam dunia nyata, penerapan soft selling bisa diamati misalnya dalam  acara Kick Andy. Di sana, setiap akhir acara dibagikan buku kepada para  penonton. Tanpa harus mengajak langsung agar membeli buku tersebut,  penonton sangat mungkin tergerak ingin tahu apa isi buku tersebut. &lt;strong&gt;Kalau di internet, soft selling sangat tepat diterapkan di blog.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mengatakan kalau saat ini teknik soft selling lebih ampuh  dibanding hard selling. Alasannya karena soft selling lebih bersifat  persuasif sehingga lebih mudah untuk menyentuh hati konsumen. Kalau menurut saya, keduanya efektif memerankan perannya masing-masing.&lt;br /&gt;Bisa dibayangkan kan kalau tak ada iklan yang berisi pesan yang  jelas. Target market bisa kebingungan menangkap apa maksud promosinya.  Sebaliknya kalau melulu menggunakan hard selling, bisa jadi target  market langsung kabur.&lt;br /&gt;Kalau diamati hard selling dan soft selling juga berbeda efeknya.  Kalau hard sell, efeknya lebih bersifat cepat atau secara vulgar  istilahnya “take it or leave it!” Sedangkan soft selling biasanya  berlangsung lebih lama dan harus dijalankan secara terus menerus. Begitu  konsumen memiliki hubungan erat dengan anda, maka dia akan menjadi  konsumen potensial anda.&lt;br /&gt;Karena itu, menurut saya yang terbaik adalah mengkombinasikan teknik  hard sell dan soft sell. Sebab, dilihat dari sisi konsumen pun, sebagian  konsumen lebih tertarik dengan pendekatan soft selling. Sebagian lagi  lewat hard selling. Atau bisa karena kedua pendekatan ini. Contohnya,  ini terjadi pada Pak Soelaiman Wiria-Atmadja  yang saya haturkan rasa hormat mendalam karena semangat belajarnya yang  luar biasa. (Kutipan kalimat di blog beliau “Never Too Late to Get  Yourself Improved!” mengajak kita untuk selalu ACTION.)&lt;br /&gt;Jadi, memadukan teknik hard sell dan soft sell menurut saya adalah  yang terbaik. Hard sell di sales letter, dan soft sell di blog. Dari  kedua teknik marketing ini, kuncinya lagi adalah kenali target market anda dan ketahui jalur komunikasi apa yang paling tepat untuk setiap konsumen.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8315553482057957984-4498301798847714710?l=duniagosip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniagosip.blogspot.com/feeds/4498301798847714710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniagosip.blogspot.com/2011/01/memadukan-teknik-marketing-soft-selling.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8315553482057957984/posts/default/4498301798847714710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8315553482057957984/posts/default/4498301798847714710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniagosip.blogspot.com/2011/01/memadukan-teknik-marketing-soft-selling.html' title='Memadukan Teknik Marketing Soft Selling dan Hard Selling di Bisnis Internet Anda'/><author><name>Lagu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04142339885437865729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8315553482057957984.post-6220051396998877493</id><published>2011-01-14T16:56:00.001-08:00</published><updated>2011-01-14T16:56:33.423-08:00</updated><title type='text'>Tipe Marketer Seperti Apa Anda?</title><content type='html'>&lt;h1 id="post-1013"&gt;Tipe Marketer Seperti Apa Anda?&lt;/h1&gt;&lt;div class="post-meta"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2009/04/02/tipe-marketer-seperti-apa-anda/#trackbacks"&gt;&lt;/a&gt;   &lt;/div&gt;&lt;a href="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/04/tipe-marketer-seperti-apa-anda.jpg"&gt;&lt;img alt="" class="alignright size-full wp-image-1017" height="147" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/04/tipe-marketer-seperti-apa-anda.jpg" title="tipe-marketer-seperti-apa-anda" width="147" /&gt;&lt;/a&gt;Marketer adalah ujung tombak sebuah bisnis. Tanpa adanya marketer yang handal,  sebaik apapun produknya, bisa jadi tak laris diserap pasar. Karena itu  para marketer termasuk yang paling sering mendapat perhatian dalam  sebuah bisnis. Sebab kelangsungan sebuah bisnis bergantung pada para  marketer.&lt;br /&gt;Nah, marketer sendiri banyak macamnya. Mereka memiliki sifat dan  karakteristiknya masing-masing. Di sini dikategorikan ke dalam enam tipe  marketer. Mau tahu apa saja?&lt;br /&gt;&lt;span id="more-1013"&gt;&lt;/span&gt;Berikut enam jenis marketer tersebut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Tipe pedagang keliling.&lt;/strong&gt; Ini merupakan jenis  marketer yang hanya membawakan produknya kepada konsumen, tanpa peduli  apa yang mereka butuhkan atau inginkan. Biasanya, marketer jenis ini  lebih banyak bicara sendiri tanpa memperhatikan kebutuhan atau keinginan  prospek.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Tipe perengek.&lt;/strong&gt; Tipe marketer seperti ini biasanya  lebih menonjolkan dirinya daripada produknya. Mereka akan merayu  habis-habisan bahkan terkadang berlebihan, seperti misalnya sampai  merengek-rengek.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Tipe pasif.&lt;/strong&gt; Marketer tipe ini biasanya sangat pasif  dan cenderung tertutup. Jarang melakukan pendekatan kepada prospek.  Dalam pikirannya, kalau prospek butuh pastinya akan membeli sendiri,  tanpa perlu ditawari. Karena jarang melakukan pendekatan, maka hubungan  yang dibangun kurang interaktif. Tipe marketer ini sebenarnya ingin  melakukan pendekatan. Cuma kadang terhalang karena kurang percaya diri.  Sehingga merasa malu jika menawarkan produknya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Tipe penyerang lawan.&lt;/strong&gt; Biasanya marketer jenis ini  suka melakukan tindakan tak terpuji. Seperti menjelek-jelekkan produk  kompetitor. Cara yang dilakukan mulai dari yang paling halus sampai yang  paling jahat. Contoh mengembuskan isu tak sedap. Harapannya, ketika  saingan telah habis, maka produknya yang akan menggantikan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Tipe rata-rata.&lt;/strong&gt; Tipe marketer ini mungkin yang  paling banyak. Yakni marketer yang mengkombinasikan antara menjual  produk dengan menjual dirinya. Sayangnya, teknik penawarannya terlalu  standar atau kurang inovatif.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Tipe professional.&lt;/strong&gt; Tipe marketer ini memperluas  pandangan si prospek. Marketer menunjukkan kepada prospek bahwa dia  menjual solusi untuk mengatasi sebuah masalah. Marketer tipe ini  biasanya mendekati prospek dengan cara menggali kebutuhan atau keinginan  propek. Baru ketika problem spesifik si prospek ditemukan, ditawarkan solusinya. &amp;nbsp;Setelah penjualan terjadi pun, marketer profesional, seperti dijelaskan di blognya Mas Abowo, akan terus menjaga hubungan baik dengan customernya. Kelebihannya lagi, marketer professional biasanya memiliki &lt;strong&gt;kreativitas tinggi&lt;/strong&gt;.  Sehingga sekalipun cara yang dilakukan sudah umum dilakukan banyak  marketer, namun berkat kreativitasnya, mampu membuat cara yang biasa  tersebut menjadi tak biasa.Contoh, umpamanya cara lazim promosi produk  adalah dengan beriklan atau promosi baik di koran atau televisi. Tung  Desem Waringin mempromosikan bukunya dengan menyebarkan uang dari udara.&lt;br /&gt;Marketer professional sadar bahwa jika mereka mampu melakukan hal-hal  yang mungkin sudah biasa namun dengan cara yang tak biasa, maka dia akan  menarik perhatian banyak orang. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8315553482057957984-6220051396998877493?l=duniagosip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniagosip.blogspot.com/feeds/6220051396998877493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniagosip.blogspot.com/2011/01/tipe-marketer-seperti-apa-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8315553482057957984/posts/default/6220051396998877493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8315553482057957984/posts/default/6220051396998877493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniagosip.blogspot.com/2011/01/tipe-marketer-seperti-apa-anda.html' title='Tipe Marketer Seperti Apa Anda?'/><author><name>Lagu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04142339885437865729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8315553482057957984.post-5485873991653714211</id><published>2011-01-14T16:55:00.000-08:00</published><updated>2011-01-14T16:55:01.493-08:00</updated><title type='text'>Bagaimana Melakukan Closing yang Pasti Berhasil Mendatangkan Penjualan</title><content type='html'>&lt;h1 id="post-1026"&gt;Bagaimana Melakukan Closing yang Pasti Berhasil Mendatangkan Penjualan&lt;/h1&gt;&lt;div class="post-meta"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2009/04/05/bagaimana-melakukan-closing-yang-pasti-berhasil-mendatangkan-penjualan/#trackbacks"&gt;&lt;/a&gt;   &lt;/div&gt;&lt;img alt="" class="alignright size-full wp-image-1028" height="85" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/04/bagaimana-melakukan-closing-yang-pasti-berhasil-mendatangkan-penjualan.jpg" title="bagaimana-melakukan-closing-yang-pasti-berhasil-mendatangkan-penjualan" width="113" /&gt;Masih ingat AIDA+C? Ya, itulah rumus sales letter seperti pernah anda baca.  Dijelaskan, proses penjualan bermula dari menarik perhatian  (attention), membangkitkan minat (interest), membangun hasrat (desire),  membuat mereka melakukan tindakan (action), dan melakukan penutupan  (closing).&lt;br /&gt;Di sini saya tak bermaksud menjelaskan ulang rumus tersebut. Sebab pastinya bagi para member bloggingschool.org  sudah membaca dan memahaminya dengan baik. Yang dijelaskan dalam  posting ini lebih terfokus pada usaha closing saja. Bagaimana usaha  closing yang anda lakukan mampu mengubah prospek menjadi pembeli?&lt;br /&gt;&lt;span id="more-1026"&gt;&lt;/span&gt;Yang perlu dicamkan, &lt;strong&gt;closing pasti berhasil jika terjadi situasi menang-menang (win-win)&lt;/strong&gt;.  Prospek merasa beruntung mendapatkan solusi terbaik dari produk/jasa  anda, dan anda beruntung bisa membantu prospek mengatasi masalahnya.  Jika hanya satu pihak saja yang merasa win, closing tak akan terjadi  alias tak terjadi transaksi.&lt;br /&gt;Kapan situasi win-win itu muncul? Kalau anda sebagai penjual, saya  rasa selalu berada pada situasi siap menjual. Berarti yang perlu anda  lakukan tinggal mendorong agar situasi win tersebut juga tercipta pada  prospek anda.&lt;br /&gt;Bagaimana caranya? Ada banyak teknik closing. Di antaranya seperti  misalkan memberi pilihan kepada prospek. “Anda memilih yang ini atau  yang itu?” Bisa juga dengan memberikan garansi, bonus, dan lainnya.  Silakan baca lagi di Inilah 10 Rahasia Menjual Produk Lebih Cepat. Dan bagi yang mengandalkan iklan di koran, silakan baca Tips Meningkatkan Closing dari Koran di blog InhouseBusiness.&lt;br /&gt;Lalu dari mana anda tahu suatu keadaan merupakan saat paling tepat  melakukan usaha closing? Biasanya kita bisa tahu dari sinyal-sinyal yang  dikirimkan prospek. Coba amati apakah prospek anda sudah terdorong  untuk membeli? Dan apakah mereka siap membeli produk anda? Jika iya, segera lakukan closing.&lt;br /&gt;Di situlah sensitifitas kita bermain untuk mengenali waktu closing  itu tiba. Jam terbang anda selama ini dalam marketing akan meningkatkan  sensitivitas anda untuk mengenali saat itu tiba. Kadang tak jarang, jika  prospek sudah benar-benar berada dalam kondisi win, mereka yang akan  meng-closing sendiri. Atau setidaknya membantu anda agar cepat melakukan  closing.&lt;br /&gt;Pada dasarnya closing hanya soal memahami. Bagaimana anda memahami  kondisi prospek, apa saja yang ditakutkannya, apa saja yang membuat  prospek ragu, dan apa sajakah yang diinginkan prospek. Bila anda mampu  memahami keseluruhan kondisi prospek dengan baik, saya yakin closing  hanya soal waktu. Contohnya seperti yang dialami Mas Mufli.&lt;br /&gt;Menurut pengalaman, sering usaha closing tak hanya dilakukan sekali.  Bahkan bisa jadi berkali-kali. Karena itu usaha closing perlu diterapkan  lewat berbagai jalur marketing. Selain lewat sales letter, juga melalui  email marketing, dan blog.&lt;br /&gt;Lalu bagaimana jika setelah anda berkali-kali usaha closing ternyata  prospek tak kunjung melakukan seperti yang anda harapkan? Tak mengapa.  Karena marketer profesional bukan hanya bertujuan mengclosing untuk  penjualan semata, namun yang tak kalah penting adalah membangun hubungan  baik. Ingat banyak teman banyak rejeki!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8315553482057957984-5485873991653714211?l=duniagosip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniagosip.blogspot.com/feeds/5485873991653714211/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniagosip.blogspot.com/2011/01/bagaimana-melakukan-closing-yang-pasti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8315553482057957984/posts/default/5485873991653714211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8315553482057957984/posts/default/5485873991653714211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniagosip.blogspot.com/2011/01/bagaimana-melakukan-closing-yang-pasti.html' title='Bagaimana Melakukan Closing yang Pasti Berhasil Mendatangkan Penjualan'/><author><name>Lagu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04142339885437865729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8315553482057957984.post-7320337321928236217</id><published>2011-01-14T16:52:00.000-08:00</published><updated>2011-01-14T16:52:42.412-08:00</updated><title type='text'>Sales Letter Efektif: Panjang atau Pendek?</title><content type='html'>&lt;h1 id="post-1038"&gt;Sales Letter Efektif: Panjang atau Pendek?&lt;/h1&gt;&lt;div class="post-meta"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Beberapa pertanyaan paling sering dilontarkan para pebisnis internet yang tengah merancang sales letter  adalah lebih baik mana menggunakan sales letter dengan halaman panjang  atau sales letter pendek? Kapan menggunakan sales letter panjang? Dan  kapan pula menggunakan sales letter pendek?&lt;br /&gt;Penasaran dan ingin tahu jawabannya? Silakan lanjutkan membaca…&lt;br /&gt;&lt;span id="more-1038"&gt;&lt;/span&gt;Sebelum masuk ke pembahasan panjang  pendek sales letter, anda tentu masih ingat tentang konsep most wanted  response (MWR). &lt;br /&gt;MWR merupakan titik tolak penentuan panjang pendek sebuah sales  letter. Mengapa begitu? Ya, karena MWR adalah respon yang paling anda  inginkan. Sedikit saya segarkan kembali, secara umum MWR ada dua:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Mereka membeli produk anda&lt;/strong&gt;, atau&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Mereka meninggalkan data kontak untuk follow up&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Nah, lalu &lt;em&gt;kapan membuat sales letter panjang?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sales letter panjang biasa dibuat jika anda menawarkan produk  berbayar anda. Dengan sales letter panjang, kita bisa menjelaskan lebih  banyak seputar produk kita. Anda bisa melakukan perkenalan pada calon  pembeli anda, anda bisa jelaskan kelebihan produk anda, apa manfaatnya  bagi pembeli, anda bisa tambahkan unique selling position anda, anda  bisa cantumkan garansi, bonus, dan lainnya.&lt;br /&gt;Artinya, anda perlu menjelaskan banyak hal mengenai produk dan  service anda. Anda perlu meyakinkan calon pembeli anda bahwa produk anda  merupakan solusi terbaik bagi mereka.&lt;br /&gt;Tentu yang perlu juga diperhatikan saat menggunakan sales letter  panjang, sampaikan secara menarik. Jangan sampai membuat pengunjung  bosan. Gunakan hypnotic writing. Bagaimana agar pengunjung tertarik  sejak headline sales letter anda dan menelusuri dengan detil setiap kata berikutnya, sampai akhirnya membaca tuntas keseluruhan isi sales letter. Tentang hypnotic writing ini, anda bisa baca tulisan Mas Bachtiar tentang Kekuatan Hypnotic Writing dan di blog Mas Wawan Purnama  soal Belajar Buat Tagline Yang Menghipnotis Yuk..&lt;br /&gt;Fakta penting juga, sebenarnya pengunjung tak berkeberatan membaca  sales letter panjang. Yang penting isinya tak membosankan dan berisi  hal-hal yang diinginkan calon pembeli produk anda. Kurang lebih  perbandingannya seperti ada orang yang betah baca sebuah buku berisi  ratusan halaman, sedang buku lainnya yang hanya puluhan lembar dibaca  sambil lalu saja.&lt;br /&gt;Penyebabnya, karena isi buku itu menarik dan disampaikan secara  menarik sehingga pembacanya terhipnotis untuk terus membaca sampai  tuntas. Kebalikannya, sekalipun bukunya tak terlampau tebal, namun jika  bahasanya membosankan tentu kita melewati tiap halaman buku dengan  cepat.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kalau sales letter pendek bagaimana?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sales letter pendek biasanya dipakai bukan untuk menjual sesuatu.  Tapi untuk menjaring data kontak prospek. Tak panjang karena yang  disampaikan tak banyak. Intinya, cukup keuntungan yang didapatkan  pengunjung jika memasukkan alamat emailnya. Misalkan dengan menawarkan  mendapat hadiah atau ebook gratis. Dengan sales letter pendek,  harapannya pengunjung yang tertarik akan langsung memasukkan alamat  emailnya.&lt;br /&gt;Jadi kesimpulannya, menurut saya, &lt;strong&gt;panjang atau pendek halaman sales letter memiliki keampuhannya masing-masing&lt;/strong&gt;.  Sales letter panjang biasanya dipakai untuk menawarkan produk berbayar.  Sedang, sales letter pendek digunakan untuk menjaring data calon  prospek.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8315553482057957984-7320337321928236217?l=duniagosip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniagosip.blogspot.com/feeds/7320337321928236217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniagosip.blogspot.com/2011/01/sales-letter-efektif-panjang-atau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8315553482057957984/posts/default/7320337321928236217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8315553482057957984/posts/default/7320337321928236217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniagosip.blogspot.com/2011/01/sales-letter-efektif-panjang-atau.html' title='Sales Letter Efektif: Panjang atau Pendek?'/><author><name>Lagu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04142339885437865729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8315553482057957984.post-5877954183905080087</id><published>2011-01-14T16:51:00.000-08:00</published><updated>2011-01-14T16:51:22.582-08:00</updated><title type='text'>Penawaran adalah Inti Bisnis Internet Anda</title><content type='html'>&lt;h1 id="post-1093"&gt;Penawaran adalah Inti Bisnis Internet Anda&lt;/h1&gt;&lt;div class="post-meta"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2009/04/27/penawaran-adalah-inti-bisnis-internet-anda/#trackbacks"&gt;&lt;/a&gt;   &lt;/div&gt;&lt;img alt="" class="alignleft size-full wp-image-1099" height="117" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/04/penawaran-adalah-inti-bisnis-internet-anda.jpg" title="penawaran-adalah-inti-bisnis-internet-anda" width="135" /&gt;“Siapa  menanam, dia menuai,” demikian kata sebuah pepatah. Pepatah ini mungkin  sudah sering kita dengar dan sampai saat ini tetap kita akui  kebenarannya.&lt;br /&gt;Hukum menanam dan menuai adalah hukum alamiah. Seorang petani tak  bisa langsung panen kalau belum pernah menanam. Begitupun anda sebagai internet marketer, anda akan sulit mendapatkan pembeli bila tak pernah melakukan penawaran.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-1093"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;Ciri marketer sukses&lt;/strong&gt; adalah rajin membuat penawaran. Ia rajin membuat rencana marketing dan meng-ACTION-kannya untuk mendapat pelanggan baru.&lt;br /&gt;Memang marketer profesi yang memerlukan konsep. Anda tak bisa bekerja  sembarangan, tapi harus dengan rencana yang jelas. Dan berbagai  perencanaan marketing itu pada akhirnya berujung pada penawaran.  Penawaran harus masuk dalam segenap aktivitas anda karena ini menyangkut  denyut nadi bisnis internet anda.&lt;br /&gt;Banyak orang menganggap remeh aktivitas menawarkan. Padahal penawaran  adalah inti bisnis apapun. Tanpa ada penawaran, permintaan sulit untuk  datang. Tanpa penawaran, konsumen tak akan pernah tahu apa yang anda  pasarkan.&lt;br /&gt;Tidak sedikit juga yang malu untuk menawarkan sesuatu. Padahal sama  sekali tak ada yang memalukan dengan aktivitas tersebut. Kegiatan  tersebut sangat biasa. Tak ubahnya saat anda masih kecil dan  merengek-rengek pada orangtua untuk membelikan balon atau mengajak  berlibur ke suatu tempat. Seperti juga saat orangtua mengiming-imingi  membawakan oleh-oleh untuk anak yang akan ditinggalnya keluar rumah.&lt;br /&gt;Oh ya bicara soal anak, mari kita ikut mengucap syukur atas kelahiran putra kedua Mas Dadang Firdaos pada tanggal 24 April lalu . Semoga menjadi putra yang soleh dan berbakti pada orangtua. Selamat Mas Dadang! &lt;img alt=":)" class="wp-smiley" src="http://www.jokosusilo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" /&gt; &lt;br /&gt;Kembali ke penawaran, bagaimana cara menawarkan?&lt;br /&gt;Ada beberapa kegiatan yang bisa anda tempuh untuk melakukan penawaran. Yang paling lazim di bisnis internet adalah dengan membuat landing page, mengirim email marketing, lewat review blog seperti dilakukan DjengTaTha, dan beriklan. Di luar itu, promosi offline patut pula dicoba.&lt;br /&gt;Menawarkan produk adalah kegiatan yang harus diprioritaskan oleh  setiap marketer. Mereka boleh sibuk melakukan berbagai kegiatan, tapi  membuat penawaran tidak boleh ditinggalkan.&lt;br /&gt;Kalau bisa setiap aktivitas yang dijalankan, disisipi pesan  penawaran. Misalkan saja saat sedang mengirim email dengan teman, tak  ada salahnya menyisipkan produk-produk yang anda promosikan. Atau bisa  juga saat SMS-an, mencantumkan alamat blog atau situs web anda. Bisa  pula saat ngobrol bersama teman, anda ceritakan bisnis yang anda  jalankan. Sederhana kan?&lt;br /&gt;Prioritaskan aktivitas marketing. Sekalipun rasanya kegiatan itu  bentuknya sepele seperti di atas, namun saya yakin hasilnya mendatangkan  keuntungan luar biasa.&lt;br /&gt;Anda tak perlu khawatir kegiatan anda akan sia-sia. Seorang petani  tak pernah khawatir tanamannya mati jika merawatnya dengan baik. Anda  juga harus yakin penawaran anda akan berhasil. Asal anda melakukannya  dengan baik, penawaran anda pasti berhasil. Ada ribuan calon pelanggan  menunggu penawaran anda. Buatlah penawaran terbaik dan yakinlah mereka  segera menjadi pelanggan setia anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8315553482057957984-5877954183905080087?l=duniagosip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniagosip.blogspot.com/feeds/5877954183905080087/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniagosip.blogspot.com/2011/01/penawaran-adalah-inti-bisnis-internet.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8315553482057957984/posts/default/5877954183905080087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8315553482057957984/posts/default/5877954183905080087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniagosip.blogspot.com/2011/01/penawaran-adalah-inti-bisnis-internet.html' title='Penawaran adalah Inti Bisnis Internet Anda'/><author><name>Lagu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04142339885437865729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8315553482057957984.post-5340309039517642576</id><published>2011-01-14T16:49:00.000-08:00</published><updated>2011-01-14T16:49:55.280-08:00</updated><title type='text'>3 Jurus Jitu Meningkatkan Jumlah Pembeli Produk Anda</title><content type='html'>&lt;h1 id="post-1114"&gt;3 Jurus Jitu Meningkatkan Jumlah Pembeli Produk Anda&lt;/h1&gt;&lt;div class="post-meta"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2009/05/01/3-jurus-jitu-meningkatkan-jumlah-pembeli-produk-anda/#trackbacks"&gt;&lt;/a&gt;   &lt;/div&gt;&lt;img alt="" class="alignright size-full wp-image-1116" height="150" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/05/3-jurus-jitu-meningkatkan-jumlah-pembeli-produk-anda.jpg" title="3-jurus-jitu-meningkatkan-jumlah-pembeli-produk-anda" width="143" /&gt;Bagaimana  perkembangan bisnis internet anda bulan lalu? Menurun, meningkat atau  sedang-sedang saja? Bila meningkat tentu saya ikut senang. Namun bila  masih stagnan atau malah menurun, berarti kita perlu berupaya lebih  keras untuk meningkatkan jumlah pembeli.&lt;br /&gt;Untuk itu, saya tak sabar ingin berbagi dengan anda cara meningkatkan  jumlah pembeli produk atau pelanggan jasa layanan anda. Tidak sabar  mengetahuinya? Silakan langsung disimak saja.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-1114"&gt;&lt;/span&gt;Berikut ini tiga jurus jitu meningkatkan jumlah pembeli produk dan pelanggan jasa layanan anda:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Berikan free report atau free ebook.&lt;/strong&gt; Banyak orang  senang bila ditawari barang gratisan. Itu pula yang selama ini sering  saya lakukan. Misalnya dengan memberikan free ebook 14 Kesalahan Fatal Bisnis Internet. Atau seperti yang juga dilakukan Mas Agung Jatnika dengan ebook Bagaimana menjadi Kaya dengan Produk Private Label Rights.&lt;br /&gt;Sangat baik jika anda membuat sendiri free ebook atau free report. Namun  bila kesulitan atau ingin yang lebih mudah, anda bisa lakukan cukup  dengan mewawancarai seseorang. Hal ini seperti yang dilakukan Mas Toufan  dengan hasilnya free ebook.  Memberikan free ebook akan mendekatkan diri anda dengan konsumen anda.  Bukan tak mungkin nantinya mereka akan membeli produk anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Berikan penawaran spesial.&lt;/strong&gt; Kalau anda sering datang  ke berbagai pameran, yang dicari pastinya penawaran spesial atau diskon  besar-besaran. Nah anda bisa terapkan penawaran khusus itu mendongkrak  jumlah pembeli produk anda. Berikan &lt;strong&gt;penawaran khusus&lt;/strong&gt;.  Para calon pembeli anda pasti akan senang. Karena mereka merasa  diistimewakan dengan penawaran anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Lakukan cross promotion.&lt;/strong&gt; Promosi silang (cross  promotion) berarti anda mempromosikan produk partner atau produk orang  lain, baik lewat blog maupun lewat email. Dan mereka bisa melakukan hal  yang sama. Lazimnya hal ini dilakukan lewat kerjasama khusus, contohnya  seperti yang saya lakukan dengan gempar. Namun tak jarang juga saya melakukannya tanpa diminta. Bahkan beberapa kali, yang saya promosikan belum saya kenal. &lt;img alt=":)" class="wp-smiley" src="http://www.jokosusilo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah melakukan hal ini anda tak akan rugi. Selama niat utama kita  adalah membantu orang-orang mendapatkan yang dibutuhkannya, anda akan  mendapatkan balasannya lewat jalan yang tak terduga.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Coba ACTION-kan ketiga jurus jitu di atas. Dan rasakan perbedaan hasilnya di akhir bulan nanti.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8315553482057957984-5340309039517642576?l=duniagosip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniagosip.blogspot.com/feeds/5340309039517642576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniagosip.blogspot.com/2011/01/3-jurus-jitu-meningkatkan-jumlah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8315553482057957984/posts/default/5340309039517642576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8315553482057957984/posts/default/5340309039517642576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniagosip.blogspot.com/2011/01/3-jurus-jitu-meningkatkan-jumlah.html' title='3 Jurus Jitu Meningkatkan Jumlah Pembeli Produk Anda'/><author><name>Lagu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04142339885437865729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8315553482057957984.post-2866158694216418830</id><published>2011-01-14T16:47:00.001-08:00</published><updated>2011-01-14T16:47:56.120-08:00</updated><title type='text'>Anda Sudah Melakukan Personal Selling untuk Bisnis Internet Anda?</title><content type='html'>&lt;h1 id="post-1178"&gt;Anda Sudah Melakukan Personal Selling untuk Bisnis Internet Anda?&lt;/h1&gt;&lt;div class="post-meta"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2009/05/18/anda-sudah-melakukan-personal-selling-untuk-bisnis-internet-anda/#trackbacks"&gt;&lt;/a&gt;   &lt;/div&gt;&lt;img alt="anda-sudah-melakukan-personal-selling-di-bisnis-internet" class="alignright size-full wp-image-1180" height="131" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/05/anda-sudah-melakukan-personal-selling-di-bisnis-internet.jpg" title="anda-sudah-melakukan-personal-selling-di-bisnis-internet" width="128" /&gt;Untuk meningkatkan penjualan produk atau bisnis anda, sudah tentu marketing  jadi andalannya. Dalam marketing sendiri banyak sekali jurusnya. Baik  beriklan, melakukan promosi, mengadakan pameran, direct marketing,  maupun personal selling.&lt;br /&gt;Nah, kali ini yang akan dibahas adalah personal selling di bisnis internet. Anda siap?&lt;br /&gt;&lt;span id="more-1178"&gt;&lt;/span&gt;Sebelumnya mari kita bahas arti personal selling. &lt;strong&gt;Personal selling adalah&lt;/strong&gt;  teknik komunikasi personal untuk menginformasikan sesuatu,  mempengaruhi, atau mengingatkan pada prospek tentang sebuah penawaran.  Tujuan personal selling jelas apalagi kalau bukan untuk meningkatkan  penjualan, serta mengurangi tingkat penolakan konsumen. Mengapa bisa?  Sebab biasanya pendekatan personal akan jauh lebih dahsyat efeknya dibanding dengan penawaran yang bersifat massal.&lt;br /&gt;Di bisnis offline, personal selling termasuk komunikasi marketing  berbiaya mahal. Wajar saja, karena seorang marketer harus menemui  prospek satu demi satu, menjelaskan ke tiap prospek yang tentu makan  waktu, dan butuh perlengkapan yang tak sedikit. Sebagai hitung-hitungan  saja, kalau setiap marketer offline misalkan butuh waktu 1 jam untuk  setiap prospek, maka sehari hanya mampu menemui sekitar 8 prospek.&lt;br /&gt;Di internet? Jauh lebih banyak!&lt;br /&gt;Dengan internet, anda bisa melakukan personal selling dengan sangat  sangat sangat hemat dan jauh lebih cepat. Tak sampai keringatan karena  berburu klien dari satu tempat ke tempat lain. Cukup dari meja kerja  anda, dan anda bisa memprospek dan melayani para konsumen dengan sangat  nyaman. Enak kan?&lt;br /&gt;Bagaimana proses personal selling?&lt;br /&gt;Proses personal selling biasanya diawali dari memprospek customer,  memilah dan memilih prospek yang berkualitas, lalu mengembangkan hubungan baik, kemudian berlanjut ke penyampaian pesan penawaran.&lt;br /&gt;Nah berikutnya anda harus siap dengan lontaran pertanyaan yang muncul  dari konsumen. Karena itu penguasaan pengetahuan produk dengan baik  wajib hukumnya. Bila tidak, anda bisa gelagapan menjawab pertanyaan  konsumen.&lt;br /&gt;Contoh yang berhasil antara lain seperti Mas Yono Andrianto dan Bu Titik.  Mas Yono menurut saya cukup berhasil dalam melakukan personal selling  lewat internet, sedang Bu Titik cukup bagus secara offline. Karena sudah  menguasai produk yang dipasarkan, maka mereka mampu menjelaskan dengan  baik produk-produk yang dipasarkan.&lt;br /&gt;Dan proses berikutnya berlanjut ke mengclosing penawaran.  Ini salah satu proses penting. Pastikan dalam setiap proses personal  selling yang anda lakukan, closing tak ketinggalan. Tutup setiap  penawaran anda dengan closing!&lt;br /&gt;Sudah selesai?&lt;br /&gt;Belum. Bila mereka kemudian bergabung dengan layanan yang anda  tawarkan, maka berikutnya anda wajib menyediakan layanan dan dukungan  untuk mereka. Bentuknya bisa seperti konsultasi gratis, atau dukungan  terhadap mereka. Dan anda tetap harus menjaga hubungan baik dengan  mereka.&lt;br /&gt;Kalaupun kemudian mereka belum bergabung dengan anda, anda tetap  wajib mengembangkan dan memperkuat hubungan dengan orang-orang yang anda  kenal itu. Sebab banyak teman, tak ada ruginya.&lt;br /&gt;Anda siap melakukan personal selling?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8315553482057957984-2866158694216418830?l=duniagosip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniagosip.blogspot.com/feeds/2866158694216418830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniagosip.blogspot.com/2011/01/anda-sudah-melakukan-personal-selling.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8315553482057957984/posts/default/2866158694216418830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8315553482057957984/posts/default/2866158694216418830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniagosip.blogspot.com/2011/01/anda-sudah-melakukan-personal-selling.html' title='Anda Sudah Melakukan Personal Selling untuk Bisnis Internet Anda?'/><author><name>Lagu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04142339885437865729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8315553482057957984.post-6185777891214810469</id><published>2011-01-14T16:46:00.000-08:00</published><updated>2011-01-14T16:46:39.120-08:00</updated><title type='text'>4 Tahap Proses Marketing Menyeluruh yang Perlu Anda Tahu</title><content type='html'>&lt;h1 id="post-1227"&gt;4 Tahap Proses Marketing Menyeluruh yang Perlu Anda Tahu&lt;/h1&gt;&lt;div class="post-meta"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.jokosusilo.com/2009/06/02/4-tahap-proses-marketing-menyeluruh-yang-perlu-anda-tahu/#trackbacks"&gt;&lt;/a&gt;   &lt;/div&gt;&lt;img alt="" class="alignleft size-full wp-image-1229" height="111" src="http://www.jokosusilo.com/wp-content/uploads/2009/06/4-tahap-proses-marketing-menyeluruh-yang-perlu-anda-tahu.jpg" title="4-tahap-proses-marketing-menyeluruh-yang-perlu-anda-tahu" width="168" /&gt;Kapankah aktivitas marketing dimulai? Apakah proses marketing baru dimulai hanya setelah sebuah produk siap dipasarkan?&lt;br /&gt;Mungkin kebanyakan dari kita akan menjawab benar demikian. Proses  marketing baru dijalankan setelah ada produk yang siap dipasarkan.  Namun, dalam mata rantai marketing yang utuh, proses marketing  sebenarnya harus sudah bekerja jauh sebelum produk diluncurkan.  Bagaimana bisa?&lt;br /&gt;&lt;span id="more-1227"&gt;&lt;/span&gt;Karena marketing bukan sekedar soal memasarkan produk yang sudah siap dijual. Namun marketing ikut berperan dari awal dalam menghasilkan produk berdaya jual tinggi.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Proses marketing diawali dari melihat &lt;strong&gt;peluang pasar&lt;/strong&gt;, melakukan &lt;strong&gt;riset pasar&lt;/strong&gt;, memilih &lt;strong&gt;target pasar&lt;/strong&gt;, menyusun &lt;strong&gt;strategi marketing&lt;/strong&gt;, merencanakan &lt;strong&gt;program marketing&lt;/strong&gt;, lalu menyusun, meng-&lt;strong&gt;ACTION&lt;/strong&gt;-kan, dan memantau hasilnya.&lt;/blockquote&gt;Pandangan awam yang menganggap proses marketing sebatas menyusun  strategi marketing sampai evaluasi bisa berakibat fatal. Bukan saja  berakibat tak lancarnya penjualan produk, namun bisa mengakibatkan biaya  marketing yang tinggi dan tak efektif.&lt;br /&gt;Biar lebih jelas, mari kita bahas secara runtut empat tahap proses marketing berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Melakukan Riset Pasar.&lt;/strong&gt; Proses marketing dimulai dari riset pasar  untuk melihat seberapa besar potensi pasar, mengukur tingkat kebutuhan  pasar, peluang pasar, dan ragam segmen yang tersedia. Juga mengetahui  tingkat persaingan di pasar tersebut.&lt;br /&gt;Sebagai contoh, sebelum meluncurkan bloggingschool.org ,  saya lihat betapa pasar blogging begitu besar. Tingkat kebutuhannya  sangat tinggi. Pemilik blog masih sangat terbatas. Dan setahu saya,  belum ada produk lain yang secara menyeluruh membahas secara tuntas dari  A sampai Z tentang blogging.&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.rahasiablogging.com/" target="_blank" title="Rahasia Blogging"&gt;&lt;/a&gt; bukan sekedar membahas tentang bagaimana membuat blog dan menghasilkan uang dari blogging. Namun lebih dari itu membuat blog sukses spektakuler.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Mengembangkan Strategi Marketing.&lt;/strong&gt; Dengan memperhitungkan keunggulan anda, anda siapkan strategi positioning dan brand produk anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Menetapkan Program Marketing.&lt;/strong&gt; Dari strategi  marketing tersebut, kemudian lebih rinci ke program marketing. Apa  sajakah program marketing yang anda rencanakan? Misalkan ketika baru  meluncurkan produk, anda bertumpu pada SEO, PPC,  dan beriklan di situs  web iklan seperti iklan jitu.&lt;br /&gt;Pada tahap ini, anda perlu hitung total anggaran marketing, alokasi pengeluaran di tiap program marketing yang dijalankan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Evaluasi dan Perbaikan.&lt;/strong&gt; Pada tahap terakhir ini  kita lihat bagaimana hasil dari program-program marketing tersebut.  Sudah sesuaikah dengan target anda? Dan dari hasilnya anda bisa rumuskan  kembali program marketing apa yang perlu diperbaiki, mana yang perlu  diperkuat, mana yang perlu dikurangi atau mungkin perlu ditiadakan. Dan  begitu seterusnya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Intinya selalu ukur program marketing anda. Sebab marketing merupakan  proses berkelanjutan yang terus mengiringi dan menentukan keberhasilan  bisnis internet anda.&lt;br /&gt;Bagaimana? Anda sudah siap merancang program marketing untuk bisnis internet  anda dan meng- ACTION-kannya? Ikuti keempat tahap proses marketing  menyeluruh diatas agar kegiatan marketing anda lebih terencana dan  terarah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8315553482057957984-6185777891214810469?l=duniagosip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniagosip.blogspot.com/feeds/6185777891214810469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniagosip.blogspot.com/2011/01/4-tahap-proses-marketing-menyeluruh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8315553482057957984/posts/default/6185777891214810469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8315553482057957984/posts/default/6185777891214810469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniagosip.blogspot.com/2011/01/4-tahap-proses-marketing-menyeluruh.html' title='4 Tahap Proses Marketing Menyeluruh yang Perlu Anda Tahu'/><author><name>Lagu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04142339885437865729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
